SMK Negeri 1 Pandawai Raih Juara 1 Nasional FIKSI 2025 dengan Inovasi Bubu Lipat Nelayan Nusantara

photo author
- Minggu, 09 November 2025
SMK Negeri 1 Pandawai Raih Juara 1 Nasional FIKSI 2025 dengan Inovasi Bubu Lipat Nelayan Nusantara

Waingapu, 8 November 2025 – Mediahumba.com — Siswa SMK Negeri 1 Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, kembali mengharumkan nama daerah di kancah nasional. Tim inovasi sekolah yang beranggotakan Adelfina Kristiana Lobo dan Orviton Umbu Yan berhasil meraih Juara 1 Nasional pada ajang Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Indonesia (FIKSI) 2025, kategori Agribisnis, Agroteknologi & Kemaritiman.

Ajang FIKSI 2025, yang diselenggarakan oleh Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) di bawah Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), berlangsung sejak 26 Oktober 2025 dan mencapai puncaknya dengan pengumuman pemenang di Exhibition Hall SMESCO Indonesia, Jakarta, Rabu (30/10/2025).

Tim SMK Negeri 1 Pandawai sukses menjuarai kompetisi tersebut melalui inovasi alat tangkap ikan ramah lingkungan yang mereka namai BULINA (Bubu Lipat Nelayan Nusantara). Inovasi ini menghadirkan solusi praktis bagi nelayan kecil karena alatnya ringan, mudah dibawa, dan dapat dilipat untuk efisiensi penyimpanan.

Atas prestasi tersebut, tim sekolah dianugerahi Gold Medal serta uang pembinaan sebesar Rp25.000.000.

 “Alasan kami memilih bidang kemaritiman karena wilayah kami adalah daerah pesisir. Kami ingin menciptakan alat tangkap yang mudah, murah, dan bisa membantu nelayan mendapatkan hasil yang lebih maksimal,” ujar Orviton Umbu Yan kepada Media Humba.

Adelfina Kristiana Lobo menambahkan,

“Kami lahir dan dibesarkan di keluarga nelayan. Selama ini alat tangkap yang digunakan masih kurang efisien. Dari situ kami berkeinginan menciptakan alat baru, dan puji Tuhan, ide ini membawa kami menjadi juara nasional,” ungkapnya.

Kepala Program Studi Nautika Kapal Penangkap Ikan, Ibu Fauziah A. Abdulah, mengapresiasi semangat siswanya.

“Keberhasilan ini buah dari kerja sama dan semangat belajar yang tinggi. Ide sederhana dari pengalaman di lapangan bisa menjadi solusi nyata dan mendapat pengakuan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala SMK Negeri 1 Pandawai, Dominik W. Tunggu, S.H., Gr., menyampaikan kebanggaannya atas pencapaian tersebut.

“Prestasi ini membuktikan bahwa siswa dari daerah pun mampu bersaing di tingkat nasional bila diberi kesempatan. Kami berterima kasih kepada semua pihak, terutama Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) yang telah memberi pendampingan dan dukungan penuh.”

Dominik juga menegaskan bahwa kemenangan ini menjadi inspirasi bagi sekolah untuk terus berinovasi.

“Medali dan hadiah hanyalah bonus. Yang lebih penting adalah semangat untuk terus berkarya dan mengembangkan inovasi agar bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” tutupnya.

Pihak YPA-MDR, sebagai lembaga pembina SMK Negeri 1 Pandawai, turut memberikan apresiasi atas keberhasilan ini. “Kami akan terus melakukan pendampingan, tidak hanya pada inovasi, tetapi juga pada produksi dan pemasaran agar ide mereka benar-benar berdampak,” kata perwakilan YPA-MDR.

Prestasi ini menjadi kebanggaan besar bagi SMK Negeri 1 Pandawai dan masyarakat Nusa Tenggara Timur, sekaligus inspirasi bagi sekolah-sekolah lain untuk terus menumbuhkan semangat inovasi, kewirausahaan, dan kemandirian siswa.

Liputan: Tim Media Humba

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba