Waingapu, mediahumba.com - Dalam upaya meningkatkan swasembada pangan dan ketahanan pangan, pemerintah Kabupaten Sumba Timur terus mendorong peningkatan produktivitas hasil pertanian melalui program Optimalisasi Lahan (OPLAH).
Optimalisasi lahan pertanian sangat penting dilakukan, karena Kabupaten Sumba Timur, khususnya di Kecamatan Lewa masih banyak lahan pertanian yang belum diolah dan dimanfaatkan secara maksimal.
Melalui program ini, diharapkan lahan-lahan tersebut dapat dikelola dengan tepat sehingga menjadi sumber produksi pangan yang dapat mendukung pemerintah dalam mensukseskan program swasembada pangan nasional.
Kelompok Tani Rinjungu Pahamu I yang berlokasi di Desa Tanarara, Kecamatan Lewa merupakan salah satu dari 35 Poktan di Kecamatan Lewa yang mendapatkan bantuan program optimaliasi lahan berupa pembangunan jaringan irigasi, dan penanaman benih padi sawah varietas inpari-32 dilahan seluas 20 Ha.
Program tersebut dimanfaat secara baik oleh Kelompok Tani Rinjungu Pahamu I. Keberhasilan itu ditandai dengan pelaksanaan kegiatan panen raya padi sawah yang turut dihadiri Bupati dan Wakil Bupati Sumba Timur, pimpinan OPD, anggota DPRD, Camat, dan anggota Kelompok Tani, Jumat (8/5/2026).
Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali, menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada Poktan yang terus berupaya meningkatkan produktivitas hasil pertanian demi mendukung ketahanan swasembada pangan daerah di Kabupaten Sumba Timur. Ia menilai keberhasilan panen perdana tersebut menjadi bukti nyata dan kerja keras petani dalam mendukung ketahanan pangan.
"Harapan kedepannya, seluruh produk pertanian yang ada, bisa mendapatkan hasil yang baik, sehingga program pemerintah pusat terkait swasembada pangan dan koperasi bulog untuk penyerapan hasil pertanian dapat berhasil", jelasnya.
Pada kesempatan ini juga pemerintah Kabupaten Sumba Timur, menyerahkan bsntuan 2 Unit mesin Combine Harvester kepada BP3K untuk digunakan sebagai Alsintan Brigade dalam membantu proses panen bagi para petani di Kecamatan Lewa dan sekitarnya.
"Bantuan alat mesin pertanian ini diharapkan dapat meningkatkan hasil panen, mengurangi kehilangan hasil produksi, serta mempercepat pelayanan kepada kelompok tani", ujar Umbu Lili.
Sementara itu, Wakil Bupati Yonathan Hani mengajak seluruh kelompok tani untuk terus menjaga semangat gotong royong dan memanfaatkan bantuan pemerintah secara bijak dan berkelanjutan demi meningkatkan kesejahteraan petani di Kecamatan Lewa.
Kegiatan panen raya perdana dilaksanakan sebagai tindaklanjut dari program Optimalisasi Lahan dari pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, yang mana Kabupaten Sumba Timur mendapatkan bantuan Oplah untuk 121 Kelompok Tani dengan luasan 3.378 Ha lahan yang di optimalisasi. Untuk Kecamatan Lewa sendiri total lahan yang di optimalisasi seluas 1.101 Ha.
*Liputan: Media Humba*

