Waingapu, mediahumba.com - Kondisi sektor pertanian di Kabupaten Sumba Timur saat ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi pemerintah daerah dalam mendorong peningkatan produktivitas. Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui program Optimalisasi Lahan (OPLAH).
Upaya tersebut dinilai penting mengingat masih banyak lahan potensial di Sumba Timur, khususnya di Kecamatan Kambera yang belum dimanfaat secara optimal. Dengan pengelolaan yang tepat, lahan-lahan tersebut dapat menjadi sumber produksi pangan sehingga dapat mendukung pemerintah daerah dalam menyukseskan program Swasembada Pangan.
Program bantuan pemerintah daerah dalam kegiatan optimalisasi lahan pertanian berupa pembangunan jaringan irigasi, dan penanaman benih padi sawah varietas Inpari-32 sukses dimanfaatkan secara baik oleh Kelompok Tani "Setia Kawan" yang berlokasi di Kelurahan Mauliru, Kecamatan Kambera.
Keberhasilan tersebut ditandai dengan pelaksanaan panen perdana padi sawah oleh Kelompok Tani "Setia Kawan" dilahan seluas 22 hektar. Kegiatan ini turut dihadiri secara langsung oleh Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali bersama Wakil Bupati Yonathan Hani dan didampingi Kepala Dinas Pertanian dan Ketahan Pangan Kabupaten Sumba Timur, Camat Kambera dan para anggota kelompok tani.
Pada kesempatan ini Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali menyampaikan dukungan dan apresiasi kepada para petani yang terus berupaya meningkatkan produktivitas pertanian demi mendukung ketahanan dan swasembada pangan daerah.
Menurutnya, jika potensi lahan tersebut dapat dimaksimalkan, maka tidak hanya meningkatkan produksi padi, tetapi juga memperkuat ketahanan pangan serta mendorong pertumbuhan ekonomi.
"Pemerintah Kabupaten Sumba Timur akan terus memberikan perhatian dan dukungan terhadap sektor pertanian sebagai salah satu sektor strategis, sehingga potensi yang ada dapat dimanfaat secara optimal dan berkelanjutan", ujarnya pada kegiatan tersebut, Kamis (7/5/2026).
Lebih lanjut, ia juga berharap agar petani khususnya di Kecamatan Kambera dapat memanfaatkan lahan secara optimal dan berkelanjutan guna mengejar target pemerintah dan masyarakat dalam meningkatkan produk pertanian.
"Kita berharap semangat ini selalu ada diseluruh petani untuk memanfaat lahan pertanian yang ada secara optimal guna meningkatkan kesejahteraan petani", harapnya.
Umbu Lili juga menambahkan, Pemerintah Daerah melalui instansi terkait terus berupaya mengidentifikasi dan mengembangkan potensi pertanian, khususnya pada sektor ketahanan pangan. Fokus utama diarahkan pada penguatan infrastuktur pertanian dan peningkatan kapasitas petani.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Nicolas Pandarangga menyampaikan bahwa kegiatan panen padi perdana ini dilaksanakan sebagai tindaklanjut dari Optimalisasi Lahan (OPLAH) dari Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pertanian, yang mana Sumba Timur mendapatkan bantuan Oplah untuk 121 Kelompok Tani dengan luasan dampak Oplah seluas 3.378 Ha.
Ia juga menambahkan, Kelurahan Mauliru sebagai salah satu wilayah yang mendapatkan program Oplah untuk 8 Kelompok Tani dengan luasan 150 Ha lahan yang dioptimalisasi.
*Liputan: Media Humba*


Berita Terkait
Wakil Bupati Sumba Timur Ikuti Kegiatan Uji Coba Pengaliran Jaringan Irigasi D.I Baing Yang Diselenggarakan Oleh BBWS Nusa Tenggara II
Bupati Sumba Timur Tekankan Prioritas Pelayanan Dasar dalam Musrenbangcam Karera
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Menerima Kunjungan Tim IFAD Untuk Program Tranformasi Ekonomi Kampung Terpadu (TEKAD)
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Gelar Rapat Koordinasi Optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor dan Alat Berat
Dari Ramadan Ke Paskah, Kunjungan Kasih Buktikan Toleransi Bukan Sekadar Narasi Di Sumba Timur
Pemkab Sumba Timur dan PT. Santi Energi Hijau Menjalin Kerja Sama Terkait Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pongamia Pinnata
Penanganan Stunting dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Menjadi Atensi Bupati Umbu Lili Pada Musrenbang Kecamatan Paberiwai
Kecamatan Kambera Salah Satu Wilayah Potensial Dalam Pengembangan Berbagai Sektor Penunjang Ekonomi Di Kab. Sumba Timur
Beberapa Usulan dalam Musrenbangcam Kahaungu Eti Di Jadikan Program Prioritas
Meningkatkan Kualitas SDM: Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Alokasikan Anggaran Beasiswa Hingga 2 Miliard Pada Tahun 2026