PT. Santi Energi Hijau Melakukan Ground Breaking Proyek Penelitian dan Pengembangan Pohon Pongamia Pinnata (Malapari) Sebagai Bahan Baku Bioenergi Di Kabupaten Sumba Timur

photo author
- Selasa, 21 April 2026
PT. Santi Energi Hijau Melakukan Ground Breaking Proyek Penelitian dan Pengembangan Pohon Pongamia Pinnata (Malapari) Sebagai Bahan Baku Bioenergi  Di Kabupaten Sumba Timur
Sumber Foto : Media Humba

Kahaungu Eti, mediahumba.com - Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali melakukan proses penanaman perdana (Ground Breaking) tanaman Pongamia Pinnata (Malapari) dalam mendukung penelitian dan pengembangan energi hijau terbarukan di Kabupaten Sumba Timur. 

Kegiatan ini merupakan tindak lanjutan kerja sama antara pemerintah Kabupaten Sumba Timur dengan salah satu lembaga riset PT. Santi Energi Hijau pada bulan Desember 2025 lalu dalam rangka penelitian dan pengembangan tanaman Pongamia Pinnata di Kabupaten Sumba Timur. 


Penelitian dan pengembangan tanaman Pongamia Pinnata di Kabupaten Sumba Timur merupakan bagian dari upaya untuk pengembangan energi hijau terbarukan yang memiliki potensi sebagai bahan bakar bioenergi. Proyek ini diharapkan tidak hanya berkontribusi pada transisi energi bersih, tetapi dapat mendorong pertumbuham ekonomi daerah. 

Selain dapat dijadikan sebagai bahan bakar bioenergi, tanaman Malapari dapat juga menghasilkan bioetanol dan ampas biji tanaman ini dapat digunakan sebagai pupuk organik yang kaya nutrisi untuk menyuburkan tanah. 

Rencana uji coba kebun Pongamia Pinnata di Kabupaten Sumba Timur oleh PT. Santi Energi Hijau bersama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) yang bermitra dengan Amerika Serikat dan Jepang tersebut, merupakan upaya untuk pembangunan Kebun Pongamia dilahan seluas 50 hektare. Bibit unggul yang digunakan berasal dari Indonesia dan Amerika Serikat, dan akan ditanami dilahan 25 hektare untuk masing-masing bibit. Kebun Pongamia tersebut nantinya akan menggunakan konsep Agro Forestry.

Pada kesempatan ini Umbu Lili Pekuwali, memberikan dukungan dan apresiasi kepada PT. Santi Energi Hijau dalam melakukan riset pengembangan  tanaman Malapari di Kabupaten Sumba Timur. Ia berharap hasil dari pengembangan tersebut memberikan kontribusi signifikan dan membuka ruang investasi hijau yang berdampak positig bagi perekonomian masyarakat. 


"Pengembangan tanaman Pongamia merupakan langkah strategis dalam mendukung ketahanan energi berbasis sumber daya lokal yang ramah lingkungan di Kabupaten Sumba Timur", ujar Umbu Lili di Breeding Center, Desa Matawai Maringu, Senin (20/4/2026).

Umbu Lili juga berharap proyek tersebut dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, baik dari sisi peningkatan kesejahteraan maupun pelestarian lingkungan. 

"Melalui pengembangan tanaman ini, kita tidak hanya berbicara tentang energi hijau terbarukan, tetapi juga tentang masa depan ekonomi masyarakat dan keberlanjutan lingkungan hidup di Sumba Timur", tambahnya. 

Sementara itu, Yusuf Reza Shibab yang merupakan Direktur Utama (Dirut) PT. Santi Energi Hijau, pada kegiatan ini menjelaskan bahwa PT. Santi Energi Hijau bersama BRIN (Badan Riset dan Inovasi Nasional) telah melakukan riset selama kurang lebih 6 enam tahun di semua wilayah marginal yang ada di Indonesia. Dan memutuskan bahwa Sumba Timur merupakan wilayah yang sangat cocok untuk pengembangan tanaman pongamia. 

Ia juga menambahkan, Sumba Timur sangat cocok untuk pengembangan tanaman ini dikarekan tiga hal utama, yang pertama, Sumba Timur masih memiliki lahan kosong yang cukup luas, yang kedua, Sumba Timur dikategorikan wilayah marginal yang memiliki curah hujan rendah dan yang ketiga, adanya dukungan dari masyarakat.


Lebih lanjut, ia menambahkan, pada tahap pertama perusahaan akan menanam bibit Malapari dari Bogor dilahan seluas 25 hektare. Serta pada tahap kedua akan dilakukan penanaman bibit pada lahan seluas 25 Hektare, dan bibit yang digunakan nantinya berasal dari Australia.

Sedangkan pada tahap komersial kedepannya, pengembangan tanaman tersebut direncanakan akan ditanam pada lahan seluas 4.000 hektare. Proyek ini diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta membuka peluang kerja bagi masyarakat. 

Sebagai tanda dimulainya implementasi proyek ini dilapangan, Bupati Sumba Timur bersama pimpinan OPD dan PT. Santi Energi Hijau melakukan penanaman perdana secara simbolis. 

Liputan: Media Humba

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba