Waingapu, MediaHumba.com- PPA Klaster Sumba Timur menyelenggrakan Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 tahun 2026 dengan mengusung tema "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan". Kegiatan yang berlangsung di Lapangan Pahlawan Waingapu turut dihadiri Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, Kamis (23/7/2026).
Melalui Peringatan Hari Anak Nasional, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengajak siswa kembali memainkan permainan tradisional guna menstimulasi tumbuh kembang fisik dan sosial. Kegiatan ini juga mendukung kampanye pengurangan penggunaan gawai di lingkungan sekolah demi interaksi sosial yang lebih nyata.
Di Kabupaten Sumba Timur, dalam rangka menyambut HAN 2026, panitia penyelenggara dari PPA Klaster Sumba menggelar lomba fashion show, lomba menggambar, lomba bercerita dan lomba pembuatan video edukasi anak.
Sementara pada hari puncak, dilakukan sosialisasi kesehatan anak dan digelar panggung hiburan yang menampilkan anak-anak dari 12 PPA di Sumba Timur, ada paduan suara, pembacaan puisi, persembahan pujian, dance rohani, solo, ukulele, band dan tarian kreasi.
Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani pada momentum peringatan HAN 2026 menyampaikan bahwa anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus mendapatkan perlindungan, pendidikan, kasih sayang, dan kesempatan yang sama untuk berkembang sesuai potensi yang dimiliki. Menurutnya, pemerintah Kabupaten Sumba Timur terus berkomitmen mendukung berbagai program yang berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak melalui kolaborasi dengan berbagai pihak.
Ia juga menegaskan, tanggung jawab membentuk generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter tidak hanya berada di tangan pemerintah. Peran keluarga, masyarakat, tokoh masyarakat, hingga dunia usaha juga menjadi faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Kepribadian, kecerdasan, dan kesehatan anak adalah tanggung jawab kita bersama, bukan hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.
Yon Hani juga mengingatkan bahwa terwujudnya ruang yang aman dan nyaman bagi anak membutuhkan komitmen jangka panjang serta kolaborasi kolektif seluruh elemen. Menurutnya, penguatan perlindungan anak sangat penting sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.
"Mewujudkan ruang aman dan nyaman bagi anak bukanlah program jangka pendek, melainkan sebuah perubahan budaya yang membutuhkan kerja keras dan kesadaran kolektif yang berkelanjutan dan membutuhkan peran aktif keluarga, lembaga keagamaan, dunia pendidikan, serta seluruh komponen masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia HAN 2026, Djenia Tamo Ina menjelaskan, bahwa pada tahun ini peringatan Hari Anak Nasional, PPA Klaster Sumba Timur menyelenggarakan berbagai kegiatan dengan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Sumba Timur.
Djenia Tamo Ina juga mengatakan, Hari Anak Nasional 2026 merupakan momentum yang mengingatkan bahwa masa depan bangsa dibentuk melalui anak-anak. Karena itu, ia mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama mengenal, mengasihi dan melindungi anak-anak.
“Mari semua pihak untuk peduli kepada anak, mari kita sama-sama bergandengan tangan melihat anak-anak kita, membimbing anak-anak kita dan melindungi anak-anak kita agar membentuk anak menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter serta berdaya saing,” ujarnya.
Ketua PPA Klaster Sumba Timur, Helena Wadu mengatakan, tema HAN tahun ini, "Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan" merupakan sebuah panggilan.
“Tema ini menjadi sebuah panggilan bagi kita semua untuk hadir memberikan perhatian dan memastikan anak bertumbuh dengan aman, sehat dan penuh kasih sayang,” katanya.
Sebagai informasi, saat ini PPA Sumba Timur membimbing ribuan anak dari keluarga kurang mampu dari berbagai latar belakang agama. Di PPA Sumba Timur, berbagai kebutuhan anak seperti biaya sekolah, perlengkapan sekolah dan dukungan berbagai fasilitas penunjang dalam meraih cita-cita juga diberikan. Selain itu, disini anak-anak dibimbing secara holistik, spiritual maupun sosial.
Melalui Peringatan Hari Anak Nasional 2026 diharapkan menjadi momentum untuk mengajak seluruh elemen masyarakat agar meningkatkan kepedulian terhadap pemenuhan hak-hak anak serta memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan lingkungan yang aman, ramah, dan mendukung tumbuh kembang anak di Kabupaten Sumba Timur.
*Liputan: Media HUMBA*


Berita Terkait
Pelepasan Kontingen Bola Voli Sumba Timur Untuk Mengikuti Turnamen Ben Mboi Memorial Cup (BBMC) 2025
HUT RSK Lindimara ke-113: LindimaRUN untuk Kesehatan dan Kebersamaan.
Tutup Turnamen Sepakbola Unkriswina Cup XIII 2026, Yon Hani: Sarana Pengembangan Bakat dan Karakter Generasi Muda
Turnamen Sepak bola URK Cup I Sedaratan Sumba Resmi Dimulai: DPR-RI Umbu Rudi Kabunang Berkomitmen Membangun Prestasi Sepakbola Daerah
Bupati Umbu Lili Melepas Secara Resmi Kontingen Pesparawi Sumba Timur Ke Manokwari, Papua Barat
Hadiri Sertijab Camat Lewa, Bupati Umbu Lili Ingatkan Untuk Tingkatkan Kinerja Dan Pelayanan Kepada Masyarakat
Pandawai Sebagai Kecamatan Pembuka Kegiatan Musrenbangcam Se-Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026
Diinisiasi DPR-RI Umbu Rudi Kabunang, Turnamen Pacuan Kuda Karya Cup 2026 Resmi Dibuka Oleh Bupati Sumba Timur
*GKS Jemaat Kalu Resmi Dimekarkan Sebagai Jemaat Mandiri Ke-294 Di Pulau Sumba*
Hari Peduli Sampah Nasional, Wabup Yon Hani Mengajak Masyarakat Untuk Membangun Kesadaran Kolektif Dalam Menjaga Kebersihan Lingkungan