Waingapu, MediaHumba.com - Humba Merdeka Festival dalam rangka memperingati HUT Ke-81 Republik Indonesia secara resmi ditutup oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani.
Penutupan kegiatan yang berlangsung di Taman Wisata Swembak, Sabtu (6/9/2026) tersebut turut dirangkai dengan aksi solidaritas yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sumba Timur Kepada korban bencana yang terjadi di daratan Flores beberapa pekan yang lalu.
Melalui kegiatan Humba Kemerdekaan Festival yang dirangkai dengan penyelenggaraan Taman Hiburan Rakyat, pemda Sumba Timur menyisihkan hasil dari kegiatan tersebut untuk disumbangkan kepada para korban bencana di daratan Flores.
Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, mengajak semua pihak untuk terus meningkatkan kepedulian sosial.
"Kegembiraan dalam merayakan kemerdekaan hendaknya berjalan bersama dengan kepedulian terhadap saudara-saudara kita yang sedang menghadapi kesulitan dan bencana," ujarnya.
Ia juga menegaskan, sebagai wujud kepedulian dan rasa kemanusiaan, sebagian pendapatan dari pelaksanaan Taman Hiburan Rakyat akan disisihkan untuk disalurkan sebagai bentuk dukungan dan bantuan bagi saudara-saudara yang terdampak gempa di Flores.
"Mungkin yang kita berikan tidaklah besar, tetapi saya percaya bahwa ketulusan, kepedulian, dan kebersamaan kita jauh lebih berarti," tegasnya.
Yon Hani juga menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh masyarakat, pelaku UMKM, panitia, dan semua pihak yang telah ikut berkontribusi.
"Semoga apa yang kita sisihkan ini dapat memberikan manfaat dan menjadi tanda bahwa kita turut merasakan duka dan kesulitan yang dialami saudara-saudara kita di Flores," ucapnya.
Menutup arahannya, Wabup Sumba Timur berharap semangat gotong royong yang ditunjukkan dalam festival hendaknya diwujudkan dalam membantu sesama.
"Karena kemerdekaan yang sesungguhnya adalah ketika kita mampu berbagi, peduli dan hadir bagi mereka yang membutuhkan," tegasnya.
Untuk diketahui, Gempa bumi tektonik bermagnitudo 7,7 mengguncang wilayah Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur, pada Sabtu, 15 Agustus 2026 pukul 05.58 WITA.
Guncangan dirasakan kuat di berbagai kabupaten seperti Manggarai, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Ende, Sikka, hingga Manggarai Barat. Akibat dari gempa bumi tersebut, ribuan rumah dan fasilitas umum dan sekolah mengalami kerusakan berat hingga ringan serta tercatat ratusan korban jiwa dan luka-luka tersebar di sejumlah lokasi terdampak.
*Liputan: Media HUMBA*


Berita Terkait
*Bukan Sekadar Seremoni, Wakil Bupati Sumba Timur Ingin HUT ke-81 RI Jadi Ajang Kebersamaan*
Dugaan Kasus Pencurian Sapi Yang Melibatkan Oknum Polisi Viral, Anggota DPR RI Umbu Rudi Kabunang: Harus Ditangani Sesuai Prosedur Hukum Tanpa Pandang Status
WAKIL BUPATI SUMBA TIMUR HADIRI RAPAT PARIPURNA TERBUKA III MASA SIDANG KESATU TAHUN SIDANG 2026/2027
Pimpin Diskusi Terkait Animo Masyarakat Bali Terhadap Pendatang Asal Sumba: Wakil Bupati Sumba Timur Tekankan Untuk Menjunjung Tinggi Nilai, Norma dan Adat Daerah Setempat
Rayakan Liburan Di Sumba Dengan "A MAY Zing Stay" Dari MYZE Hotel Waingapu
Pdt. Yacob Malo Bili Terpilih Sebagai Ketua Umum Sinode GKS Sumba Untuk Periode 2026-2031 Dengan Raihan 258 Suara
Bupati Sumba Timur Meninjau Langsung Perkembangan Pembangunan Tahap Awal Tambak Udang di Desa Palakahembi, Kecamatan Pandawai.
Terobosan Kadis Sosial Dalam Mengatasi Persoalan Data Penerima Bansos di Sumba Timur
Percepat Program PLTS Di Sumba Timur, Wabup Yon Hani Pimpin Rapat Koordinasi Lintas Sektor
Bantuan Ternak Sapi Ongole kepada Masyarakat, Pemkab Target Tingkatkan Ekonomi Masyarakat melalui Produktivitas Peternakan.