Lanjutan Program #Kasih, Komunitas Anak Muda di Waingapu Bantu Pedagang Kacang Rebus Lansia Lewat Kegiatan #5Kasih

photo author
- Minggu, 17 Mei 2026
Lanjutan Program #Kasih, Komunitas Anak Muda di Waingapu Bantu Pedagang Kacang Rebus Lansia Lewat Kegiatan #5Kasih

Waingapu, Sumba Timur, April 2026, mediahumba.com* – Setelah sebelumnya sempat menjadi perhatian publik melalui aksi sosial #Kasih bersama anak-anak panti asuhan lintas agama, komunitas Kunjungan #Kasih kembali melanjutkan gerakan kemanusiaannya lewat program terbaru bertajuk #5Kasih.

Kali ini, sasaran aksi sosial tersebut bukan lagi panti asuhan, melainkan para pedagang kacang rebus malam di pinggir jalan Kota Waingapu yang mayoritas merupakan ibu-ibu lansia.


Aksi yang dilakukan pada Sabtu malam (16/5/2026) itu berlangsung dengan suasana sederhana namun penuh makna. Tim Kunjungan #Kasih berjalan kaki menyusuri sejumlah titik pusat kota Waingapu untuk membagikan 10 paket sembako kepada para pedagang kecil yang masih bertahan mencari nafkah hingga malam hari.

Di tengah aksi tersebut, perhatian tim tertuju pada banyaknya lansia yang tetap duduk berjualan di pinggir jalan demi memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari. Bahkan salah satu penerima bantuan merupakan wanita muda yang ikut berjualan untuk membantu ekonomi keluarganya.

Penggagas Kunjungan #Kasih, Juniardo Hose Manullang, mengatakan bahwa program #5Kasih hadir sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap masyarakat kecil yang sering dijumpai sehari-hari namun jarang mendapat perhatian.

“Program ini lahir dari keresahan sederhana ketika melihat mama-mama lansia masih harus berjualan sampai malam. Dari situ kami merasa harus hadir dan melakukan sesuatu,” ujarnya.

Menurut Juniardo, program tersebut juga merupakan bagian dari visi dan misi komunitas Kunjungan #Kasih yang ingin terus menghadirkan aksi nyata kepedulian terhadap sesama tanpa memandang latar belakang.

Ia menjelaskan bahwa ide pelaksanaan program #5Kasih berawal dari obrolan sederhana bersama rekan kerja yang kemudian berkembang menjadi aksi sosial bersama.

“Kami hanya mulai dari sharing kecil bersama teman-teman, lalu perlahan menjadi gerakan nyata. Puji Tuhan banyak orang baik yang akhirnya ikut mendukung,” katanya.

Tidak hanya menjadi aksi berbagi sembako, #5Kasih juga membawa pesan edukasi sosial kepada anak-anak sejak dini. 

Dalam kegiatan tersebut, seorang bocah bernama Rafka Razif Ramadhan ikut turun langsung membagikan bantuan bersama tim.

Bagi komunitas Kunjungan #Kasih, keterlibatan anak-anak dalam kegiatan sosial menjadi langkah sederhana untuk mengajarkan nilai empati dan rasa peduli terhadap sesama.


Aksi tersebut juga memperlihatkan kebersamaan lintas daerah di Sumba Timur. Beberapa anggota tim seperti Yerimias Saingo, Angel Hinyo, Adrian, Imanuel, dan Vickly merupakan pemuda lokal asal NTT. Sementara Juniardo Hose Manullang, Rafka Razif Ramadhan, dan Bapak Razif (Haryanto) merupakan perantau dari luar NTT yang kini tinggal di Waingapu.

Suasana haru terlihat ketika para pedagang lansia menerima bantuan tersebut. Beberapa di antaranya mengaku tidak menyangka masih ada anak muda yang rela berjalan kaki malam-malam hanya untuk datang berbagi dengan mereka.

Melalui program #5Kasih, komunitas Kunjungan #Kasih berharap semakin banyak anak muda tergerak untuk membangun kepedulian sosial di lingkungan sekitar.

“Kami berharap gerakan ini bisa terus berjalan. Perlahan kami juga akan melanjutkan program berikutnya yaitu #6Kasih,” tutup Juniardo.

Komunitas Kunjungan #Kasih juga membuka ruang kolaborasi bagi siapa saja yang memiliki visi dan misi yang sama dalam membantu sesama.

Masyarakat dapat mengikuti cerita dan perjalanan gerakan sosial Kunjungan #Kasih melalui Instagram komunitas di @kunjungan_kasih

*Liputan: Media Humba*

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba