Waingapu, MediaHumba. Com – Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali yang didampingi Wakil Bupati, Yonathan Hani menghadiri acara pembukaan Sidang Sinode ke-44 Gereja Kristen Sumba (GKS) yang diselenggarakan di GKS Nggongi, Klasis Mahu Karera, Kabupaten Sumba Timur, Nusa Tenggara Timur, Kamis (2/7/2026).
Sidang Sinode yang berlangsung dari tanggal 2 hingga 10 Juli 2026 tersebut mengusung tema besar “Merawat Kehidupan dalam Kasih Kristus”, yang dijabarkan melalui subtema “Merawat Bumi Sebagai Rumah Bersama, Memperjuangkan Keadilan Dan Kebenaran Serta Meneguhkan Nilai-Nilai Budaya Dalam Terang Injil.”
Bagi Gereja Kristen Sumba Sumba (GKS), pemilihan tema tersebut bukan sekadar slogan persidangan gereja. Tema itu lahir dari pembacaan terhadap berbagai persoalan nyata yang dihadapi masyarakat, baik dalam kehidupan bergereja maupun kehidupan sosial.
Sidang Sinode ke-44 GKS merupakan forum tertinggi dalam tata kelola Gereja Kristen Sumba (GKS) yang menjadi wadah evaluasi pelayanan, penyusunan arah kebijakan gereja, serta penguatan peran gereja dalam mendukung pembangunan masyarakat yang berlandaskan nilai-nilai iman, persaudaraan, dan pelayanan.
Kegiatan pembukaan turut dihadiri Ketua Umum Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia (PGI), Pdt. Jacklevyn Frits Manuputty, Ketua Sinode GKS, Pdt. Marlin Lomi, Gubernur Nusa Tenggara Timur, Emanuel Melkiades Laka Lena, Anggota DPR RI Komisi XIII, Dr. Umbu Rudi Kabunang, Bupati Sumba Barat Daya, Ratu Ngadu Bonnu wulla, Wakil Bupati Sumba Tengah, Martinus Umbu Djoka, Kepala Bapperida Kabupaten Sumba Barat mewakili Bupati Sumba Barat, Unsur Forkopimda Kabupaten Sumba Timur, para Ketua BPMJ dan pendeta Sedaratan Sumba, seluruh anggota peserta siding dari 57 klasis, serta tamu undangan dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua Sinode GKS Sumba, Pdt. Marlin Lomi menyampaikan bahwa persidangan sinode GKS merupakan persidangan gerejawi dan wadah musyawarah yang paling luas dan besar dalam organisasi kelembagaan GKS. Dimana secara bersama akan dilakukan evaluasi pelaksanaan tugas panggilan dan tanggung jawab pelayanan pada semua arus pelayanan baik sinode klasis maupun jemaat seta mengambil keputusan penting dan berbagai kebijakan strategis serta akan menetapkan berbagai program gerejawi yang berguna bagi perkembangan Gereja Kristen Sumba untuk periode berikutnya.
Menurutnya, Tema dan Subtema dalam Sidang Sinode ini mengingatkan kita pada seluruh kehidupan dan alam semesta adalah milik Tuhan yang dipercayakan kepada manusia untuk dipelihara dengan penuh kasih dan tanggung jawab.
Sementara itu, Bupati Sumba Timur, Umbu Lili Pekuwali pada momentum ini menyampaikan ucapan selamat datang kepada para utusan dari berbagai klasis di Sumba yang telah meluangkan waktu dan tenaga untuk dapat mengikuti kegiatan sidang sinode yang akan dilaksanakan 9 hari kedepan di Kecamatan Karera, Kabupaten Sumba Timur. Ia juga mengucapkan terima kasih kepada Sinode gereja Kristen Sumba atas kepercayaan menyelenggarakan kegiatan Sidang Sinode ke-44 di Kecamatan Karera.
“Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Sumba Timur kami mengucapkan selamat datang kepada para perutusan yang hadir pada kesempatan saat ini. Selamat datang di Karera, salah satu kecamatan dari 22 Kecamatan yang ada di Sumba Timur”, ujar Umbu Lili.
Lebih lanjut, Umbu Lili menyadari bahwa geraja adalah mitra pemerintah yang sangat penting, gereja adalah mitra utama pemerintah terkhususnya di Kabupaten Sumba Timur. Menurutnya, berbicara tentang pelayanan dasar yang dilakukan oleh pemerintah, yang lebih dahulu melakukannya adalah gereja.
“Berbicara tentang pendidikan, kesehatan, gereja telah memulai jauh sebelum daerah ini ada. Hadirnya layanan-layanan itu masih dirasakan sampai sekarang, layanan sekolah dibawah Yayasan Pendidikan Masehi yang jumlahnya ratusan dan hadirnya rumah sakit Kristen yang menjadi rumah sakit pertama di Pulau Sumba, menjadi bukti hadirnya peran gereja di Pulau Sumba”, lanjutnya.
Selain itu, Ketua Umum Panitia Pelaksanaan Sidang Sinode ke-44 ini menjelaskan, bahwa bulan yang lalu baru dilaksanakan perayaan masuknya Injil didaratan Sumba yang ke 145 tahun. itu harus dimaknai sebagai semangat para misionaris awal yang hadir ditanah Sumba, melakukan perjalan berbulan-bulan dari negaranya untuk melakukan pelayanan dan meninggal ditanah Sumba.
“Semangat itu tentu tidak hanya sebatas dirayakan, tetapi juga harus dimaknai bahwa ada pribadi-pribadi hebat yang pernah hadir, datang dan meninggal ditanah ini untuk melaksanakan misi keimanan sekaligus misi kemanusiaan yaitu pelayanan kesehatan dan pendidikan. Saya berharap semangat ini tetap ada didalam diri kita”, jelasnya.
Mengakhiri sambutannya, Umbu Lili menjelaskan bahwa kehadiran Pemerintah Kabupaten Sumba Timur pada pembukaan Sidang Sinode ke-44 GKS merupakan bentuk dukungan terhadap pelaksanaan tugas pelayanan gereja sekaligus mempererat kemitraan strategis antara pemerintah dan lembaga keagamaan dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis, berkarakter, dan berkeadaban di Kabupaten Sumba Timur.
Setelah kegiatan pembukaan selesai, kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi antara Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur bersama para kepala daerah se-Pulau Sumba, yakni Bupati Sumba Timur, Wakil Bupati Sumba Tengah, Kepala Bapperida Kabupaten Sumba Barat, dan Bupati Sumba Barat Daya dengan para peserta Sidang Sinode ke-44 GKS.
Diskusi tersebut menjadi ruang dialog untuk membahas berbagai isu strategis pembangunan daerah, memperkuat sinergi antara pemerintah dan gereja, serta menghimpun masukan dalam rangka mendorong kemajuan dan kesejahteraan masyarakat di Pulau Sumba.
Liputan: Media Humba


Berita Terkait
Viral di Media Sosial, Ketua Komite Sekolah Klarifikasi Postingan Terkait Kepala Sekolah SDM Wai Wei
Bupati Umbu Lili Memimpin Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional
Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXX, Wakil Bupati Sumba Timur Mendorong Penguatan Peran Daerah Dalam Mewujudkan Asta Cita
Pelantikan Rektor Dan Pembantu Rektor Unkriswina Sumba Masa Bakti 2026-2031, Berlangsung Secara Khidmat dan Penuh Optimisme
Kunjungan Kerja Ke Sumba Timur: Wagub NTT Menghadiri Kegiatan Launching NTT Mart By Dekranasda Sumba Timur
Sumba Timur Meraih Penghargaan Terbaik Pertama Pada Kategori Pengendalian Inflasi Tingkat Kabupaten Tahun 2026
Penanganan Stunting dan Peningkatan Ekonomi Masyarakat Menjadi Atensi Bupati Umbu Lili Pada Musrenbang Kecamatan Paberiwai
Audiensi Bersama Gubernur Bali : Bupati Sumba Timur dan Wagub NTT Membahas Permasalahan Diaspora NTT di Bali
Dewan Pengurus Komite Sekolah Dan Orang Tua Murid Segera Laporkan Plt. Kepala Sekolah SDM Wai-Wei Ke Dinas Pendidikan Sumba Timur
Bupati Umbu Lili Mengukuhkan/Melantik Badan Pengurus Marapu Kabupaten Sumba Timur Periode 2026-2030