Lewa - Media Humba. Com - Menindak lanjuti hasil Audiensi Asosiasi Petani Lewa Raya dengan DPRD Dan Pemerintah Daerah Kab. Sumba Timur, Para dewan pengurus kembali lakukan Rapat untuk membahas beberapa hal terkait teknis lapangan yang akan di patutkan dengan regulasi yang ada, baik tentang aturan BPH Migas maupun aturan yang di terapkan oleh Pemerintah lewat Dinas Pertanian dan P3K yang adalah pihak yang mengetahui secara real di lapangan. ( 04/12/2025).
Ketika tuntutan Asosiasi petani ini langsung di jawab saat itu pula, yaitu tentang penambahan kuota BBM subsidi solar yang sebelumnya hanya 4000 liter per hari kini di tambah menjadi 8000 liter per hari.
Maka yang akan kembali di perhatikan adalah tentang bagaimana pola pendekatan atau teknisnya agar masyarakat dapat di identifikasi secara pasti bahwa solar subsidi yang di belinya itu betul di gunakan sesuai peruntukannya.
Hal ini sesuai harapannya Wakil Bupati Sumba Timur agar masyarakat juga wajib mengontrol serta mengawasi agar pelayanan Pemerintah lewat SPBU Lewa bisa di nikamati secara adil dan merata oleh semua masyarakat petani.
Yohanis Umbu Tunggu Djama selaku ketua Asosiasi mengajak semua masyarakat petani agar bisa mengunakan BBM bersubsidi ini secara bijak, beli sesuai kebutuhan dan peruntukannya dan para penjual eceran yang selama ini ada agar bisa memahami kondisi ini.
"Pihak Asosiasi bukan berkeinginan untuk membatasi bahkan membatalkan usaha dan upayanya dalam hal mencari nafkah namun kami melihat kepentingan yang jauh lebih besar bahwa sesungguhnya layanan Pemerintah lewat BBM subsidi ini harus di nikmati dan di maafaatkan secara merata oleh masyarakat dan juga dalam UU BPH MIGAS jelas tertuang bahwa BBM subsidi di larang keras untuk di perjualbelikan lagi di luar SPBU selaku pengecer yang resmi." Tegasnya.
Dalam rapat ini hadir dari pihak pemilik SPBU, Anggota Dewan Umbu Hapu Bendju, Anggota Polsek Lewa, Anggota Koramil serta semua dewan pengurus Asosiasi , namun dalam rapat ini belum ada yang dapat di simpulkan, rapat kembali di agendakan hari Senin 08 Desember 2025.
Siap mengundang semua pihak dari pengurus Gapoktan, Poktan, para Kepala Desa, Camat, Polsek Lewa, Koramil dan pihak Dinas pertanian akan di undang untuk menyampaikan berbagai petunjuk teknis tentang penerapan aturan untuk di lapangan.
Usai rapat semua bersama - sama ke lokasi SPBU untuk memantau dan menyaksikan langsung pelayanannya.***
Liputan Media Humba.


Berita Terkait
Rangkaian Musrenbangcam Kabupaten Sumba Timur Tutup Di Kecamatan Rindi: Umbu Lili, Setiap Usulan Akan Diakomodir Sesuai Skala Prioritas.
Wabup Yon Hani Tegaskan Program LAUTRA Sebagai Peluang Strategis Peningkatan Ekonomi Masyarakat Pesisir di Sumba Timur
Peringatan Hari Otonomi Daerah Ke-XXX, Wakil Bupati Sumba Timur Mendorong Penguatan Peran Daerah Dalam Mewujudkan Asta Cita
Pdt. Yacob Malo Bili Terpilih Sebagai Ketua Umum Sinode GKS Sumba Untuk Periode 2026-2031 Dengan Raihan 258 Suara
Bupati Dan Wakil Bupati Sumba Timur Sambut Kedatangan Kajati NTT Di Bandara Umbu Mehang Kunda, Wujud Sinergitas Antara Pemerintah Daerah Dengan Institusi Kejaksaan
Jauh Dari Pusat Pemerintahan Kabupaten Sumba Timur Kecamatan Tabundung Salah Satu Wilayah Yang Terus Mendapat Perhatian Serius
Pemkab Sumba Timur dan PT. Santi Energi Hijau Menjalin Kerja Sama Terkait Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pongamia Pinnata
Perkuat Kepemimpinan Daerah, Bupati Sumba Timur Ikuti KPPD Lemhannas RI Angkatan IV Tahun 2026
Bupati Umbu Lili Resmi Menutup Kegiatan Ajang Talenta O2SN dan FLS3N Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026
DPR RI Umbu Rudi Kabunang dan Bupati Sumba Timur Terima Penghargaan Leprid atas Rekor Bendera Golkar Terpanjang 1.062 Meter