Sidak Pasar Matawai, Wabup Yon Hani Pantau Stabilitas Harga dan Ketersedian Bahan Pokok Jelang Lebaran 2026

photo author
- Sabtu, 14 Maret 2026
Sidak Pasar Matawai, Wabup Yon Hani Pantau Stabilitas Harga dan Ketersedian Bahan Pokok Jelang Lebaran 2026

Waingapu, mediahumba.com - Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN)  Idul Fitri 2026, Pemerintah Kabupaten  Sumba Timur semakin memperketat pengawasan terhadap harga dan ketersediaan bahan kebutuhan pokok di pasar tradisional.

Pada kesempatan ini, Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, memimpin secara langsung kegiatan Inspeksi Mendadak (Sidak) yang dilakukan di pasar tradisional Matawai, Jumat (13/3/2026). Kegiatan ini dilaksanakan untuk memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan pokok menjelang lebaran dengan harga yang tetap stabil dan pasokan yang mencukupi.


Pada kegiatan ini, Yon Hani menyusuri lorong-lorong pasar, berkunjung dari satu lapak ke lapak lainnya untuk memantau secara langsung kondisi perdagangan bahan pokok di tingkat pedagang.

Ia terlihat berdialog langsung dengan para penjual, menanyakan perkembangan harga serta memastikan ketersediaan sejumlah komoditas utama yang banyak dibutuhkan masyarakat menjelang lebaran.

Adapun komoditas yang menjadi perhatian Pemerintahan Sumba Timur di antaranya beras, minyak goreng, daging ayam, telur, hingga bawang yang menjadi bahan penting dalam berbagai kebutuhan rumah tangga selama lebaran dan Idul Fitri. Untuk diketahui pasokan komoditas tersebut untuk saat ini masih relatif aman dan tersedia. 

"Kami sudah melakukan dialog dengan para pedagang dipasar inpres Matawai, untuk saat ini harga dan ketersedian bahan-bahan pokok makanan seperti daging, telur, minyak goreng, bawang, jagung dan beras masih tersedia dan harganya cukup terjangkau dan relatif aman", ujar Yon Hani. 


Tidak hanya menanyakan harga, Yon Hani juga mendengarkan langsung keluhan para pedagang terkait pasokan barang dan kondisi penjualan selama bulan Ramadan.

"Interaksi dengan pedagang menjadi bagian dari upaya pemerintah untuk memperoleh gambaran nyata kondisi pasar sekaligus memastikan tidak terjadi lonjakan harga dan menimbulkan inflasi", ungkapnya. . 

Usai memantau harga bahan pokok pangan, Wakil Bupati Sumba Timur , mengatakan sidak yang dilakukan bertujuan untuk memastikan stabilitas harga bahan pokok sekaligus melihat secara langsung kondisi daya beli masyarakat menjelang Idul Fitri 2026.

Menurutnya, dari hasil pemantauan di Pasar Matawai, sebagian besar harga komoditas masih berada dalam kondisi relatif stabil meskipun ada beberapa yang mengalami kenaikan. Sedangkan untuk ketersediaan bahan pangan masih sangat kurang, karena masih banyak diimpor dari luar. 


"Saat ini kami melakukan sidak pasar, ada beberapa hal yang menjadi atensi kami, salah satunya bahan pokok makanan. Ternyata bahan pokok makanan kita masih berasal dari luar", jelas Yon Hani. 

Selain itu, Yon Hani juga menyoroti ketersedian beras di pasar Matawai. Walaupun Sumba Timur pada tahun yang lalu menghasilkan produktivitas beras sekitar 56.000 Ton, tetapi dinilai masih kurang sehingga pada tahun ini masih dilakukan impor beras. Ia menegaskan akan melakukan intervensi dibidang pertanian khususnya hortikultura. 

Hal senada juga disampaikan oleh Kepala Bulog Waingapu. Ia menyampaikan untuk ketersedian beras dan bahan pokok lainnya selama bulan lebaran aman dan tercukupi. 

Dalam membantu masyarakat sekaligus menjaga stabilitas harga di pasaran selama lebaran, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan juga terus menggencarkan program pasar murah.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Sekretaris Daerah, Umbu Ngadu Damu, Asisten II Bidang Pembangunan Dan Ekonomi, Yulius Ngenju, Para OPD, Dandim Sumba Timur dan Kapolres Sumba Timur. 

Liputan: Media Humba.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba