Lewa - Media Humba.Com - Untuk menyerap aspirasi, keluhan, dan masukan langsung dari masyarakat di Daerah Pemilihan (Dapil), Aldy Wali bersama Kepala Bagian Umum DPRD Kab Sumba Timur Ibu Martina D. Jera melakukan Reses di Dusun Pa Dua Loku Desa Kambata Wundut Kec. Lewa Kab Sumba Timur. (09/12/2025).
Tujuan kegiatan reses ini untuk menjalin komunikasi dua arah, melaksanakan fungsi pengawasan terhadap program Pemerintah daerah yang sedang berjalan.
Mengumpulkan data lapangan, serta memberikan pertanggungjawaban moral dan politis sebagai wujud perwakilan rakyat, agar aspirasi tersebut dapat di akomodir dalam kebijakan daerah.
Menampung Aspirasi: Mendengarkan langsung kebutuhan, harapan, dan kritik masyarakat terkait isu seperti infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan ekonomi.
Komunikasi dua Arah: Membangun dialog langsung antara wakil rakyat dan konstituennya.
• Fungsi pengawasan : Melakukan pemantauan implementasi program dan kebijakan pemerintah daerah di lapangan.
• Pengumpulan Data: Memperoleh informasi aktual dari konstituen untuk mendukung fungsi legislasi (pembuatan UU) dan anggaran.
• Pertanggungjawaban: Menunjukkan akuntabilitas anggota dewan kepada masyarakat yang telah memilihnya.
• Penguatan Demokrasi : Mendorong partisipasi publik dan memperkuat representasi rakyat dalam pemerintahan.
Proses dan Hasil
• Anggota dewan turun ke Dapil di luar masa sidang untuk bertemu konstituen.
• Aspirasi yang tertampung akan disusun menjadi pokok-pokok pikiran dan disampaikan dalam sidang paripurna untuk diusulkan menjadi program kerja pemerintah daerah (RPD/RKPD).
Politisi muda dari partai Gerindra yang bernama asli Delis Hambawali ini perannya di DPRD saat ini adalah selaku wakil ketua di Komisi C yang membawahi 23 Dinas dan Badan dan juga beliau adalah anggota Badan Anggaran.
Dalam sesi diskusi dan tanya jawab masyarakat menyampaikan banyak hal antara lain tentang ketersedian air bersih, peningkatan fisik jalan ruas
Wai - wei ke Womaru yang kondisinya sudah rusak parah dan ruas jalan Wai - wei menuju Anda Manang dan Kantor Desa Kambata Wundut.
Permintaan untuk pembagian bibit padi agar merata dan juga masih terkait tentang kelangkaan BBM Subsidi yang masih sulit di dapatkan oleh masyarakat.
Demikian pula di titik kedua masyarakat meminta layanan listrik bisa segera mereka dapatkan karena posisi perkampungan ini kurang lebih 1,5 km dari jaringan listik yang ada saat ini.
Merespon semua hal yang di sampaikan Aldy Wali dalam sambutannya yang pertama menyapa serta berterima kasih atas kesedian masyarakat yang begitu antusias datang mengikuti kegiatan reses tersebut. walau dalam kondisi sudah masuk dalam masa sibuknya di sawah.
Beliau menjawab dan menjelaskan beberapa hal yang menyangkut tugas dan kewajiban beliau di komisi C DPRD maupun di badan anggaran.
Beliau juga tegaskan Kelangkaan BBM Di Sumba Timur selain sudah di suarakan lewat Organisasi masyarakat Lewa yang tergabung dalam Asosiasi Petani Lewa Raya hal tersebut juga sudah di sampaikan lewat komunikasi dalam internal lewat Bimtek Partai Gerindra saat lakukan kegiatan di Jakarta beberapa waktu lalu.
"Di forum yang di hadiri 5 propinsi tersebut kami usulkan untuk memposisikan satu SPBU khusus Pertanian di wilayah Lewa dan mudah - mudahan hal ini terjawab, apalagi sudah di bicarakan lintas sektor". Ucapnya.
Dalam kegiatan ini pula Aldy Wali memberi sumbangan masing - masing Rp. 5.000.000 untuk Gereja GKS Wai - wei Pusat dan Rp. 5.000.000 untuk GKS Wai - wei Cab Kadu Manang.***
Liputan : Media Humba


Berita Terkait
“Mencari DPR yang Hilang: Hilang dari Janji, Hilang dari Tanggung Jawab”
Anggota DPRD Sumba Timur Kunjungi Toraja Utara, Belajar Pengelolaan Budaya Jadi Sumber Pendapatan Asli Daerah
DPRD Kabupaten Sumba Timur Menggelar Rapat Paripurna Pembukaan Masa Sidang Kedua Tahun 2025-2026