Waikabubak, MediaHumba.com - Kasus dugaan tindak pidana pencabulan dan kekerasan seksual terhadap anak kembali terjadi di salah satu sekolah dasar yang berada di Kecamatan Kota Waikabubak, Kabupaten Sumba Barat.
Kasus tersebut diduga dilakukan oleh seorang oknum guru tenaga honorer berinisial MM terhadap siswa dan siswi disekolah tersebut. Berdasarkan hasil pendataan oleh penyidik terhadap jumlah korban, hingga saat ini sudah terdapat 13 orang anak yang menjadi korban.
Menanggapi hal tersebut, anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar, Dr. Umbu Rudiyanto Kabunang, S.H., M.H langsung melakukan komunikasi bersama Kapolres Sumba Barat, AKBP Yohanis Nisa Pewali.
Dalam komunikasi tersebut, Kapolres Yohanis menyampaikan bahwa polisi telah menahan tersangka berinisial MM. Kepolisian juga masih melakukan pendataan untuk memastikan jumlah anak yang diduga menjadi korban. Polisi tidak menutup kemungkinan jumlah tersebut bertambah seiring pendalaman penyidikan dan munculnya laporan dari korban lain.
Menurutnya, Sejak tanggal 31 Agustus 2026, penyidik telah melakukan upaya paksa berupa Tindakan penahanan terhadap tersangka tersebut yang bertempat di Ruang Tahanan Polres Sumba Barat selama 20 hari kedepan, selanjutnya penyidik akan melakukan kordinasi dengan jaksa penuntut umum (JPU) guna mempercepat proses penanganannya.
AKBP Yohanis juga mengajak masyarakat yang mengetahui adanya korban atau informasi lain yang berkaitan dengan perkara tersebut, untuk segera melapor melalui Posko Pengaduan di Kantor Satreskrim Polres Sumba Barat. Setiap informasi akan ditindaklanjuti secara profesional dengan tetap memperhatikan hak dan perlindungan anak.
Tak hanya membangun komunikasi bersama Kapolres Sumba Barat, Umbu Rudi juga mendorong Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) segera hadir di Sumba Barat untuk memastikan anak-anak yang diduga menjadi korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan.
“Saya sudah koordinasi dengan pimpinan LPSK Pusat dan mereka segera turun ke Sumba Barat untuk mendampingi para korban,” kata Umbu Rudi Kabunang, Sabtu (5/9/2026).
Umbu Rudi turut menyampaikan keprihatinan dan empati yang mendalam kepada anak-anak yang diduga menjadi korban serta keluarga korban dalam perkara tersebut. Ia mendorong Kepolisian untuk memastikan proses penanganan perkara dilakukan dengan mengedepankan kepentingan terbaik bagi anak, perlindungan terhadap korban, serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan ketentuan hukum yang berlaku.
Untuk pemerintah dan lembaga LPSK menurut Umbu Rudi, harus memastikan korban mendapatkan pemulihan, pendampingan psikologis, perlindungan identitas, serta pemenuhan hak-haknya. Karena korban adalah anak-anak.
“Kami saran kan kepada siapapun Jangan menyalahkan, menekan, atau membuka identitas korban guna menjaga psikis korban dan masa depan anak-anak kita ,” kata Umbu Rudi.
Anggota DPR RI Komisi XIII ini juga mengapresiasi langkah cepat Polres Sumba Barat yang telah menahan tersangka dan membuka Posko Pengaduan di Kantor Satreskrim Polres Sumba Barat. Posko tersebut disiapkan agar korban lain atau masyarakat yang mengetahui adanya dugaan korban dapat menyampaikan laporan kepada penyidik.
Lebih jauh, Umbu Rudi menegaskan agar pelaku kejahatan kekerasan seksual diberikan hukuman yang seberat-beratnya, agar kedepannya tidak ada lagi predator seksual yang merusak masa depan anak-anak.
"Proses hukum terhadap tersangka harus berjalan tegas dan dihukum seberat-beratnya. Dan kami akan pantau proses persidangan ke depan. Ini tindakan keji pada anak-anak yang dapat merusak masa depan anak-anak,” tegasnya.
*Liputan: Media HUMBA*


Berita Terkait
Tingkatkan Kualitas Pelayanan, Kini RSUD Umbu Rara Meha Menerapkan Alur Baru Bagi Pasien Rawat Jalan Yang Lebih Efisien
Pimpin Upacara Peringatan Hardiknas 2026, Bupati Umbu Lili Tegaskan Pendidikan Sebagai Pilar Membangun Peradaban Bangsa
Sambut HUT RI Ke-81, Pemkab Sumba Timur Anjangsana ke Berbagai Lokasi Dan Salurkan Bantuan*
TIM LPS PROVINSI NTT BERSAMA ANGGOTA DPR RI JULIE SUTRISNO LAISKODAT GELAR SOSIALISASI LPS DI SUMBA TIMUR
Memiliki Potensi Sumber Daya Alam Yang Sangat Baik Kecamatan Pahunga Lodu Jadi Wilayah Sentra Ekonomi Penting Di Sumba Timur
Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) di Sumba Timur, KPK RI Bangun Kolaborasi Antikorupsi dengan Pemkab Sumba Timur
SMK Negeri 1 Pandawai Raih Juara 1 Nasional FIKSI 2025 dengan Inovasi Bubu Lipat Nelayan Nusantara
Nasdem Sumba Timur Kecam Pemberitaan Majalah Tempo Yang Menyudutkan Partai Nasdem Dan Ketua Umum Surya Paloh
Pemkab Sumba Timur dan PT. Santi Energi Hijau Menjalin Kerja Sama Terkait Penelitian dan Pengembangan Tanaman Pongamia Pinnata
BUPATI SUMBA TIMUR LUNCURKAN RUMAH BIBIT RUMPUT LAUT PT ASTIL, DORONG PENGEMBANGAN POTENSI EKONOMI PESISIR