Bupati Sumba Timur Pimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengawasan serta Pengendalian Ternak Antarpulau Tahun 2026

photo author
- Rabu, 23 September 2026
Bupati Sumba Timur Pimpin Rapat Koordinasi dan Evaluasi Pengawasan serta Pengendalian Ternak Antarpulau Tahun 2026

Waingapu, MediaHumba.con — Bupati Sumba Timur memimpin rapat koordinasi dan evaluasi pelaksanaan Pengawasan dan Pengendalian Ternak Antarpulau Kabupaten Sumba Timur Tahun 2026, yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Sumba Timur, Rabu (23/9/2026).

Rapat tersebut dilaksanakan sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Sumba Timur untuk memperkuat koordinasi lintas sektor dalam pelaksanaan pengawasan dan pengendalian lalu lintas ternak antarpulau, sekaligus mengevaluasi pelaksanaan tugas dan langkah-langkah pengawasan yang telah berjalan selama tahun 2026.


Dalam rapat tersebut, Bupati Sumba Timur didampingi unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) serta jajaran Perangkat Daerah (OPD) terkait membahas berbagai aspek yang berkaitan dengan pengawasan pergerakan ternak, khususnya keluar dan masuknya ternak melalui wilayah Kabupaten Sumba Timur.

Rapat turut melibatkan sejumlah unsur terkait, di antaranya DPRD Kabupaten Sumba Timur, Kodim 1601 Sumba Timur, Kepolisian Resor Sumba Timur, Kejaksaan Negeri Waingapu, Dinas Peternakan Kabupaten Sumba Timur, Satpol PP, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas IV Waingapu, Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan NTT Satuan Pelayanan Waingapu, Satuan Kepolisian Pengamanan Pelabuhan (KP3) Laut Kabupaten Sumba Timur, Komandan Pos TNI Angkatan Laut Waingapu, Bagian Sumber Daya Alam Setda Kabupaten Sumba Timur, serta Tim Satgas Pengawasan dan Pengendalian Ternak Antarpulau Kabupaten Sumba Timur Tahun Anggaran 2026.

Bupati Sumba Timur menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi seluruh pihak dalam memastikan setiap proses pengiriman ternak antarpulau dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Pengawasan tidak hanya berkaitan dengan aspek administrasi dan kelengkapan dokumen, tetapi juga menyangkut kondisi kesehatan hewan, pemenuhan persyaratan karantina, serta ketertiban dalam proses pengangkutan ternak.


Melalui rapat koordinasi dan evaluasi ini, Pemerintah Kabupaten Sumba Timur mendorong agar seluruh unsur terkait dapat menjalankan peran masing-masing secara optimal dan terpadu, sehingga pengawasan lalu lintas ternak dapat dilakukan secara efektif.

Selain itu, evaluasi secara berkala dinilai penting untuk mengidentifikasi berbagai kendala yang masih ditemukan di lapangan serta merumuskan langkah tindak lanjut yang dapat dilakukan secara bersama-sama.

Bupati juga menegaskan bahwa pengawasan dan pengendalian ternak antarpulau membutuhkan keterlibatan seluruh stakeholder. Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, instansi teknis, pihak karantina, otoritas pelabuhan, serta unsur terkait lainnya perlu terus diperkuat.

Dengan adanya sinergi tersebut, diharapkan pelaksanaan pengawasan lalu lintas ternak di Kabupaten Sumba Timur dapat berjalan lebih tertib, terkoordinasi dan sesuai ketentuan, sekaligus mendukung perlindungan terhadap sumber daya peternakan dan kepentingan masyarakat.

Rapat berlangsung dalam suasana koordinatif dengan pembahasan dan evaluasi terhadap pelaksanaan pengawasan ternak antarpulau serta berbagai langkah tindak lanjut yang diperlukan untuk memperkuat pengawasan di lapangan. (Redaksi: Prokopom Sumba Timur). 

Liputan: Media HUMBA

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba