Waingapu, MediaHumba.com – Mewakili Bupati Sumba Timur, Sekretaris Daerah Kabupaten Sumba Timur, Umbu Ngadu Ndamu mendampingi Direktur Tanaman Semusim dan Tahunan, Direktorat Jenderal (Dirjen) Perkebunan Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Dr. Abdul Roni Angkat, S.TP., M.Si., saat melakukan kunjungan kerja ke PT Muria Sumba Manis (MSM) yang berlokasi di Kecamatan Pandawai, Kabupaten Sumba Timur, Kamis (17/8/2026).
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari agenda Direktorat Jenderal Perkebunan pada Kementerian Pertanian untuk melihat secara langsung perkembangan perkebunan komoditas tebu di Kabupaten Sumba Timur, terutama aktivitas dan keberadaan Pabrik Gula PT MSM.
Selain melihat kondisi dan perkembangan pabrik, tim Kementan juga akan meninjau pelaksanaan budidaya tanaman tebu yang melibatkan masyarakat, termasuk pola kemitraan yang dikembangkan antara perusahaan dan petani.
Peninjauan lapangan tersebut diharapkan memberikan gambaran nyata/faktual mengenai perkembangan perkebunan tebu, pengelolaan pabrik gula, serta pelaksanaan kemitraan dengan masyarakat di Kabupaten Sumba Timur.
Dalam kegiatan tersebut, Sekda Sumba Timur mengikuti rangkaian kunjungan dan pembahasan bersama Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian RI serta jajaran PT Muria Sumba Manis.
Selain membahas perkembangan dan pengembangan perkebunan tebu oleh PT Muria Sumba Manis, pihak Kementerian Pertanian juga menyampaikan rencana pengembangan perkebunan tebu yang melibatkan masyarakat sebagai calon petani tebu di Kabupaten Sumba Timur.
Aspek kemitraan menjadi salah satu perhatian penting karena pengembangan komoditas tebu diharapkan tidak hanya berorientasi pada aktivitas industri, tetapi juga memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh manfaat ekonomi dari sektor perkebunan.
Direktur Jenderal Perkebunan, Abdul Roni berharap dalam waktu dekat Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui Dinas Pertanian dan Pangan dapat melakukan identifikasi dan pendataan masyarakat yang berminat menjadi calon petani tebu, termasuk menginventarisasi potensi lahan milik masyarakat yang dapat dikembangkan untuk tanaman tebu.
Menurutnya, Hasil identifikasi tersebut selanjutnya diharapkan dapat disusun menjadi usulan calon petani tebu rakyat untuk disampaikan kepada Kementerian Pertanian sebagai bagian dari upaya memperoleh dukungan atau intervensi program pemerintah dalam pengembangan perkebunan tebu masyarakat.
Langkah tersebut menjadi bagian penting dalam memperluas pengembangan komoditas tebu di Sumba Timur, tidak hanya melalui pengembangan perkebunan perusahaan, tetapi juga dengan membuka ruang bagi masyarakat untuk terlibat secara langsung dalam pengembangan perkebunan tebu.
Berdasarkan surat Direktorat Jenderal Perkebunan tertanggal 10 September 2026, PT Muria Sumba Manis telah melakukan pengembangan perkebunan tebu dan terus melakukan upaya pengembangan dengan target luasan hingga sekitar 4.000 hektare. Pengembangan tersebut juga diarahkan untuk meningkatkan produktivitas, dengan target sekitar 65 ton per hektare dan rendemen sekitar 9,5 persen.
Kehadiran jajaran pemerintahan Sumba Timur dalam kunjungan tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap pengembangan sektor perkebunan serta penguatan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur melalui perangkat daerah terkait akan menindaklanjuti arahan tersebut dengan melakukan koordinasi dan identifikasi potensi calon petani serta lahan masyarakat, sehingga usulan yang disampaikan kepada Kementerian Pertanian dapat sesuai dengan kondisi dan potensi di lapangan.
Pengembangan perkebunan tebu diharapkan dapat memberikan nilai tambah bagi daerah, membuka peluang usaha dan pendapatan bagi masyarakat, serta memperkuat sektor pertanian dan perkebunan sebagai salah satu penggerak perekonomian Kabupaten Sumba Timur.
*Liputan: Media HUMBA*


Berita Terkait
Dari Ramadan Ke Paskah, Kunjungan Kasih Buktikan Toleransi Bukan Sekadar Narasi Di Sumba Timur
Pembukaan Festival Budaya Sumba Timur 2026, Wabup Yon Hani: Sumba Tanpa Budaya, Adalah Rumah Kosong Yang Indah Dan Hampa Tanpa Jiwa
Kunjungan Kerja di Kabupaten Sumba Timur, Tiga Menteri RI Tinjau PSN Tambak Udang Terintegrasi
PT PLN Indonesia Power Bersama Pemda Sumba Timur Mulai membahas Rencana Pembangunan PLTMG Berkapasitas 30 MW
Umbu Rudi Kabunang Memprakarsai Kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan MPR RI di Hotel Kambaniru, Sumba Timur
Beberapa Usulan dalam Musrenbangcam Kahaungu Eti Di Jadikan Program Prioritas
Asosiasi Petani Lewa Raya (APEL - R) Menuntut Pemerintah Dan Pihak Terkait Agar Mengambil Sikap Tegas Atas Kelangkaan BBM Khusus Solar Pada Masa Olah Lahan
Rute Baru TransNusa Waingapu–Denpasar Resmi Dibuka, MYZE Hotel Waingapu Tawarkan Diskon 10% Bagi Tamu Yang Melakukan Perjalanan Menggunakan TransNusa
Kunker Menhan RI Ke Markas Yonif TP 876/Palatana Disambut Secara Langsung Oleh Bupati Dan Wakil Bupati Sumba Timur
Malam Syukuran Dan Ramah Tamah Tutup Rangkaian HUT ke-81 RI di Kabupaten Sumba Timur