*Waingapu, mediahumba.com* - Enam desa di Kabupaten Sumba Timur sementara disiapkan oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk pelaksanaan Program Laut Untuk Kesejahteraan (Lautra). Desa-desa tersebut yang akan mendapatkan bantuan program Lautra dari KKP RI meliputi, Desa Mondu, Lailanji, Hambapraing, Kaliuda, Rindi dan Praisalura.
Dalam rapat koordinasi yang dilakukan antara Direktorat Jenderal (Ditjen) Pengelolaan Kelautan dan Perikanan KKP RI bersama Pemerintah Kabupaten Sumba Timur pada Jumat (23/4/2026) dibahas perihal tahap persiapan teknis dan pelaksanaan program Lautra.
Kegiatan yang berlangsung di Aula Setda Sumba Timur tersebut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, Kepala Dinas Perikanan, Yohanis Djurumana, pimpinan OPD dan para kepala desa dari enam desa penerima program Lautra.
Pada Rakor ini, Yonathan Hani menyampaikan apresiasi dan dukungan kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan atas pelaksanaan program LAUTRA di Kabupaten Sumba Timur. Ia menegaskan bahwa program ini menjadi peluang strategis dalam mendorong pengembangan ekonomi masyarakat desa pesisir di Sumba Timur.
"Pemerintah Kabupaten Sumba Timur menyambut baik pelaksanaan program LAUTRA di Kabupaten Sumba Timur sebagai upaya nyata dalam meningkatkan kapasitas dan kesejahteraan masyarakat khususnya di sektor kelautan dan perikanan", ujarnya.
Ia juga berharap seluruh pihak, baik pemerintah daerah maupun desa dapat bersinergi dalam memanfaatkan program ini secara optimal dan berkelanjutan.
"Kami mengingatkan kepada kelompok penerima manfaat pentingnya kesiapan kelompok baik dari sisi perencanaan usaha, pengelolaan bantuan, agar dalam implementasi program dapat memberikan dampak yang siginifikan bagi ekonomi masyarakat", tambah Yon Hani.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Sumba Timur, Yohanis Njurumana menjelaskan, bahwa program LAUTRA merupakan inisiatif dari Kementerian KKP RI untuk pengelolaan kawasan konservasi laut dan perikanan berkelanjutan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Lebih lanjut, Kadis Perikanan juga menambahkan bahwa desa-desa yang diusulkan untuk program bantuan LAUTRA tentunya mempunyai potensi wisata bahari sehingga program ini harus benar-benar dijalankan bagi penerima manfaat.
"Program Lautra sebagai momentum untuk mendorong pengelolaan sumber daya laut secara berkelanjutan, melindungi ekosistem penting seperti terumbu karang serta membuka peluang ekonomi bagi masyarakat pesisir", jelasnya.
Dalam Rakor ini dilakukan beberapa agenda, diantaranya penyerahan bantuan secara simbolis, pembahasan perencanaan dan pelaksanaan program Lautra, serta diskusi terkait berbagai hal strategis yang berkembang dalam pelaksanaan program di daerah.
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur berharap melalui rapat koordinasi ini terbangun sinergitas yang kuat antara pemerintah daerah dan pusat dalam mendukung potensi sektor perikanan dan kelautan serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di enam desa pesisir penerima manfaat program LAUTRA.
*Liputan: Media Humba*


Berita Terkait
MYZE Hotel Waingapu Perkenalkan Ratu Ngai Spa Sebagai Fasilitas Unggulan Terbaru
Percepatan Pembangunan PSN Tambak Udang Terintegrasi : Kemenko Bidang Pangan Melakukan Rapat Koordinasi Dengan Bupati Sumba Timur
Gelar Wisuda Perdana, Politeknik Kesehatan Bakti Sumba Mewisudakan 41 Mahasiswa/i Ahli Madya Prodi Farmasi
Wakil Bupati Sumba Timur Kunjungi Masyarakat Terdampak Banjir Di Desa Wanga Kecamatan Umalulu
Forum Konsultasi Publik Dalam Rangka Penanggulangan Kemiskinan Di Kabupaten Sumba Timur*
Acara Pengantar Alih Tugas Ketua Pengadilan Agama Waingapu Turut Dihadiri Wakil Bupati Sumba Timur
Proses Eksekusi Lahan 5,3 Hektar Di Lewa Berjalan dengan Baik Di Kawal Ketat Oleh Aparat Keamanan Polres Sumba Timur
Wabup Yon Hani Hadir Sebagai Narasumber Pada Kegiatan Bimbingan Teknis Literasi Generasi Muda Dan Gelar Wicara
Musrenbang Kecamatan Pinu Pahar, Wabup Yon Hani: Pembangunan dan Perbaikan Infrastruktur Menjadi Fokus Utama Pemerintah
Meningkatkan Kualitas SDM: Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Alokasikan Anggaran Beasiswa Hingga 2 Miliard Pada Tahun 2026