GMKI Waingapu Tegaskan Keseriusan Dampingi Kasus Pelecehan Seksual: Buat Laporan ke DP3A dan Jalin Kolaborasi Strategis

photo author
- Sabtu, 22 November 2025
GMKI Waingapu Tegaskan Keseriusan Dampingi Kasus Pelecehan Seksual: Buat Laporan ke DP3A dan Jalin Kolaborasi Strategis

‎‎‎‎Waingapu - Media ‪Humba.com‬, Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Cabang Waingapu kembali menegaskan posisi dan keberpihakannya dalam isu kemanusiaan di Sumba Timur, terutama kasus kekerasan dan pelecehan seksual yang kini marak dan kerap menimpa kelompok paling rentan. Hari ini, Jumat, (21/11/2025) GMKI secara resmi mendampingi keluarga korban pelecehan seksual yang merupakan penyandang disabilitas untuk membuat laporan kepada Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kabupaten Sumba Timur.

‎‎Langkah ini menjadi tindakan nyata bahwa GMKI tidak hanya bersuara, tetapi hadir langsung di lapangan, memastikan keluarga korban tidak berjalan sendiri menghadapi proses hukum dan pemulihan.


‎‎Dalam rangkaian pendampingan tersebut, GMKI bertemu langsung dengan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A), Oktavianus Tamu Ama S.Sos., guna membahas kerja sama dan langkah cepat dalam penanganan kasus kekerasan terhadap perempuan di Sumba Timur.

Pada kesempatan tersebut Kepala Dinas BP3A menyampaikan bahwa pihaknya sangat membutuhkan dukungan dari berbagai elemen, termasuk mahasiswa dan aktivis, sebab selama ini pihaknya masih sangat kesulitan dalam menjangkau dan mendampingi korban kekerasan seksual di kabupaten Sumba Timur.

‎“Koordinasi dan kalaborasi dengan berbagai pihak sangat kami butuhkan saat ini dalam mengawal setiap kasus pelecehan dan kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumba Timur. Kami di DP3A kewalahan dengan personil yang sedikit, sehingga proses penjangkauan korban sering terlambat dan tidak efektif. Oleh sebab itu kami butuh bantuan semua pihak, terutama dari mahasiswa dan aktivis muda seperti adik-adik mereka,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ‎Kepala Dinas juga mengapresiasi gerakan yang di lakukan oleh GMKI selama ini yang telah menjadi wadah aspirasi masyarakat dalam mencari keadilan dan perlindungan.

‎“Terima kasih kepada GMKI yang terus hadir menjadi tempat masyarakat berlindung, dan terus berjuang demi kebaikan bersama. Kami akan menseriusi kasus ini dan memastikan keamanan korban, dan terlebih khusus korban adalah penyandang disabilitas  yang perlu mendapatkan pendampingan yang nyaman dan layak,” tegas Kepala Dinas.

‎Ketua GMKI Waingapu Umbu kudu Jangga kadu menegaskan bahwa organisasi tidak akan mundur selangkahpun dalam pendampingan kasus ini. GMKI akan terus mengawal proses hukum, memastikan korban dilindungi, serta mendorong DP3A dan aparat Kepolisian Polres Sumba Timur untuk bergerak lebih cepat, lebih responsif, dan lebih berpihak pada korban.

"Kami mendesak seluruh pihak berwenang, terutama Kepolisian Polres Sumba Timur untuk segera bertindak cepat dan tegas dalam menangani kasus ini. Korban berhak mendapatkan keadilan, dan pelaku harus dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku," tegasnya.

‎Komitment ini menjadi penegasan bahwa GMKI Waingapu akan selalu berdiri di garis terdepan dalam perjuangan melawan pelecehan dan kekerasan terhadap Perempuan dan Anak, serta mengajak semua elemen masyarakat untuk tidak lagi diam ketika kejahatan seperti ini terjadi di Kabupaten Sumba Timur.***

Liputan : Media Humba.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Berita Terkait

Rekomendasi

Terkini

X
Iklan Media Humba