Sumba Barat Daya – Media Humba. Pulau Sumba kembali menjadi sorotan dalam upaya pelestarian warisan leluhur melalui penyelenggaraan Simposium Budaya Sumba 2025 yang berlangsung meriah di Gedung Serbaguna Sumba Barat Daya, Selasa (23/09/2025).
Kegiatan budaya tersebut berhasil mempertemukan para kepala daerah, budayawan, akademisi, tokoh adat, seniman, serta generasi muda dari seluruh penjuru Sumba dan luar Pulau Sumba.
Simposium budaya kali ini mengangkat tema “Jaga Adat, Bijak Berhemat untuk Sumba yang Hebat”, dengan tujuan mengidentifikasi tantangan dan peluang dalam menjaga keberlanjutan budaya Sumba di tengah arus modernisasi.
Berbagai sesi diskusi panel dan lokakarya diselenggarakan pada kegiatan tersebut. Di antaranya membahas isu-isu krusial terkait revitalisasi bahasa daerah, strategi pemasaran tenun ikat Sumba, pelestarian rumah adat dan situs megalitik, hingga adaptasi nilai-nilai adat dalam pembangunan pariwisata berkelanjutan.
Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Sumba Timur, Yonathan Hani, S.Kom., M.A.P., sebagai salah satu narasumber.
Dalam sambutannya, Yonathan Hani menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dari berbagai elemen masyarakat, khususnya tokoh muda sebagai generasi bangsa, untuk memastikan budaya Sumba tidak hanya menjadi objek masa lalu, tetapi juga menjadi kekuatan pendorong kemajuan daerah.
“Budaya adalah identitas kita, fondasi peradaban kita. Melalui simposium ini, saya berharap kita dapat merumuskan langkah konkret agar warisan nenek moyang tetap hidup dan relevan bagi generasi mendatang,” ujar Yon Hani.
Diharapkan simposium ini tidak hanya menjadi ajang pertemuan, tetapi juga menjadi titik tolak bagi gerakan pelestarian budaya Sumba yang lebih terstruktur, berkelanjutan, serta memastikan keindahan dan kearifan lokal Sumba tetap lestari hingga ke anak cucu.
Simposium Budaya Sumba 2025 ditutup dengan deklarasi bersama sebagai wujud komitmen membentuk tim kerja lintas daerah guna mengimplementasikan rekomendasi yang dihasilkan


Berita Terkait
Pemerintah Kabupaten Sumba Timur Siapkan Optimasi Lahan Non-Rawa 2025 serta Serahkan Buku Rekening BRI kepada 121 Kelompok Tani